penantian ini sungguh melelahkan
penantian ini sungguh menguras kesabaran
penantian ini sungguh menyakitkan
ketika diriku sudah tak ingin menanti
diujung sana ada seseorang
yah seseorang yg berusaha meyakinkanku
seseorang yg tanpa ku tau sperti apa rupanya
masa lalunya, dan latar belakangnya
seseorang yg berkali kali meyakinkanku
ketika aku mulai putus asa
seseorang yang yang berusaha menjadi dinding yg kokoh untuk ku sandari
seseorang yang menjadi selimut untuk menghangatkanku
seseorang yang slalu menjadi payung untuk tempat ku berteduh.
dia terlihat seperti yang ku butuhkan bukan yang ku inginkan.
dia sperti malaikat pelindung
seperti yang akan selalu memegang tanganku ketika aku terjatuh
sperti bus yg selalu menjemput tepat di depan halte.
sperti itulah dia
dia yg ku kenal beberapa tahun belakang ini sangat misterius
seakan akan aku tak bisa melihat kedalam hati dan pikirannya
dia datang dari masa lalu
membawanya padaku
membawa ceritanya
oh abu abu
dia sungguh berwarna abu abu
warna diantara sisi hitam dan putih
dan aku belum bisa melihat jelas kedalam matanya
adakah aku disana?
atokah cerminan di dalam mata itu masih orang lain?
aku...
masih meraba raba
meraba warna itu
melihatnya dg sejelas jelasnya
akankah ia berubah menjadi putih ataukah menjadi hitam
dan waktu akan menjawab segalanya..
0 komentar:
Posting Komentar